Oktober
selalu terasa jadi milik saya pribadi, rasanya cetar membahana dan sesuatu gitu loh, alasannya standard
lah. Semua orang pasti akan langsung menebak “bulan lahir”… yupss benar
sodara-sodara. I am a Libra girl who born
in October. Tapi ada lagi yang lebih seru soal Oktober ini dikalangan kami sekeluarga.
Kakak tertua saya si 9 Okto, si mama 12 Okto, anak adik saya 15 Okto (atau 5
ya, hehehe…) lalu my 3rb baby 17 Octo
dan saya sendiri si 19 Octo.. we are October family khan... sun-prise!!!
Maka
tidak terlalu berlebihanlah kalau saya bilang Oktober itu memang serasa milik
saya bangetz, atau paling tidak, seperti special menjadi “bulan” kami, hihihi.
Bicara
soal Oktober 19 ditahun 2013 ini... apa yang bisa saya ceritakan??
34
is my age... diumur segini saya masih
juga merindukan apresiasi yang entah dari mana―ngarepnya sih dalam bentuk
kenaikan gaji, hehehe―. Hmmm, padahal
secara basically saya suka gak yakin
dengan konspirasi hati saya. Why??
karena ada saat saya ngerasa bahwa bekerja komersil begini bukanlah dunia saya,
lalu kepingin beud jadi politisi,
bukan kerana posisinya yang sangat memungkinan untuk cepet kaya (kata berita
lho :-))
tapi karena saya selalu geregetan dengan system
RUU dan teman-temannya yang membingungkan itu, dan saya merasa (atau bermimpi
kah) “wish I am one of the voter” dan
saya―merasa lagi―akan berpihak pada orang susah if I were there―lagi-lagi karena saya ‘merasa’ orang susah maka
saya akan membela kalangan saya sendiri―. Sering juga memikirkan dunia LSM dan
jadi penulis beneran tapi belum menemukan cara untuk bergelut dengan serius
disana
Ada
masalah dengan harmonisasi emosinoalitas saya, jujur saya masih suka
mempertakut orang lain dengan ini (berasa jadi HULK dech)... walaupun saya
konfident dengan hati saya yang jujur dan apa adanya, dalam kesemuanya itu yang
saya perlukan adalah men-sisasati sikon dengan kecerdasan yang disesuaikan
dengan status-sikon sehingga menungkinkan saya pada tahap stabil mental (baru
waras kah?). Fuihh,,,
Diusia
yang semakin matang ini (istilah paling enak dan sedap untuk kata ‘tua’) saya
menyadari kalau sudah seharusnya saya tidak boleh ego dengan kebutuhan dan
kepentingan saya pribadi karena saya sudah dianugrahi itik-itik kecil yang butuh dianyomi dan dihidupi (pastinya bukan
dengan pur-makanan unggas lho-). Saya harus sering kali membiarkan diri
ter-kudeta oleh kebutuhan mereka yang lebih mendesak dari pada sekedar apa yang
menjadi keinginan saya dalam statutisasi sebagai perempuan bekerja.
Akhirnya
saya mau bilang, I am 34th
years now. Bertahun-tahun yang lalu―ketika masih usia belasan―saya selalu
berhayal dan berfikir “jadi apakah saya ketika usia sekian-sekian??”… Waktu usia
mid 20-an saya sedang mengendong anak
waktu saya dingingatkan ‘pertanyaan’ itu. Dan diumur hampir mid 30-an ini saya kembali diingatkan
oleh pertanyaan saya sendiri.
Lalu pikiran ini melayang-layang, and America
still my wildest dream, mungkin Sun-Francisco sambil
mandi sun-bading atau naik motor sambil
bonceng anak (saya tidak bisa mengendarai motor sampai hari ini, beuhhh),
atau ngetak-ngetik di office hour 8am – 5pm with confie felt, atau melihat Jane naik ring di
ajang nasional―minimal―karena cita-cita kita memang sampai Olympiade, lihat Kaleb ikutan lari Full Marathon diantara kaki-kaki kurus dan hitam milik Kenyan di-race bergengsi still my
Imagination.
Saya
diusia 34 sekarang dan masih dengan banyak mimpi yang harus dikejar, jadi ingat
kata-kata Mbak Anggun bertahun lalu diacara Kick Andy “kalu punya mimpi, ya bangun
cuci muka then chase.…”. Kemudian
saya sedang bersiap-siap untuk mandi… dan saya baru tau kalau Negara saya baru
saja bergerak kearah Timur, dan ternyata level saya baru sekelas tetangga-nel dan baru kemarin pas tanggal 19-Oct kenalan langsung sama pak RT, setelah tinggal disini selama 7 tahun (kebetulan lagi nagih uang sampah+keamanan) … owhh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar