Minggu, 20 Oktober 2013

Happy October for Mawar




Oktober selalu terasa jadi milik saya pribadi, rasanya cetar membahana dan sesuatu gitu loh,  alasannya standard lah. Semua orang pasti akan langsung menebak “bulan lahir”… yupss benar sodara-sodara. I am a Libra girl who born in October. Tapi ada lagi yang lebih seru soal Oktober ini dikalangan kami sekeluarga. Kakak tertua saya si 9 Okto, si mama 12 Okto, anak adik saya 15 Okto (atau 5 ya, hehehe…) lalu my 3rb baby 17 Octo dan saya sendiri si 19 Octo.. we are October family khan... sun-prise!!!

Maka tidak terlalu berlebihanlah kalau saya bilang Oktober itu memang serasa milik saya bangetz, atau paling tidak, seperti special menjadi “bulan” kami, hihihi.

Bicara soal Oktober 19 ditahun 2013 ini... apa yang bisa saya ceritakan??

 
34 is my age... diumur segini saya masih juga merindukan apresiasi yang entah dari mana―ngarepnya sih dalam bentuk kenaikan gaji, hehehe―. Hmmm, padahal secara basically saya suka gak yakin dengan konspirasi hati saya. Why?? karena ada saat saya ngerasa bahwa bekerja komersil begini bukanlah dunia saya, lalu kepingin beud jadi politisi, bukan kerana posisinya yang sangat memungkinan untuk cepet kaya (kata berita lho :-)) tapi karena saya selalu geregetan dengan system RUU dan teman-temannya yang membingungkan itu, dan saya merasa (atau bermimpi kah) “wish I am one of the voter” dan saya―merasa lagi―akan berpihak pada orang susah if I were there―lagi-lagi karena saya ‘merasa’ orang susah maka saya akan membela kalangan saya sendiri―. Sering juga memikirkan dunia LSM dan jadi penulis beneran tapi belum menemukan cara untuk bergelut dengan serius disana

Ada masalah dengan harmonisasi emosinoalitas saya, jujur saya masih suka mempertakut orang lain dengan ini (berasa jadi HULK dech)... walaupun saya konfident dengan hati saya yang jujur dan apa adanya, dalam kesemuanya itu yang saya perlukan adalah men-sisasati sikon dengan kecerdasan yang disesuaikan dengan status-sikon sehingga menungkinkan saya pada tahap stabil mental (baru waras kah?). Fuihh,,,

Diusia yang semakin matang ini (istilah paling enak dan sedap untuk kata ‘tua’) saya menyadari kalau sudah seharusnya saya tidak boleh ego dengan kebutuhan dan kepentingan saya pribadi karena saya sudah dianugrahi itik-itik kecil yang butuh dianyomi dan dihidupi (pastinya bukan dengan pur-makanan unggas lho-). Saya harus sering kali membiarkan diri ter-kudeta oleh kebutuhan mereka yang lebih mendesak dari pada sekedar apa yang menjadi keinginan saya dalam statutisasi sebagai perempuan bekerja.

Akhirnya saya mau bilang, I am 34th years now. Bertahun-tahun yang lalu―ketika masih usia belasan―saya selalu berhayal dan berfikir “jadi apakah saya ketika usia sekian-sekian??”…  Waktu usia mid 20-an saya sedang mengendong anak waktu saya dingingatkan ‘pertanyaan’ itu. Dan diumur hampir mid 30-an ini saya kembali diingatkan oleh pertanyaan saya sendiri. 

Lalu pikiran ini melayang-layang, and  America still my wildest dream, mungkin Sun-Francisco sambil mandi sun-bading atau naik motor sambil bonceng anak (saya tidak bisa mengendarai motor sampai hari ini, beuhhh), atau ngetak-ngetik di office hour 8am – 5pm  with confie felt, atau melihat Jane naik ring di ajang nasional―minimal―karena cita-cita kita memang sampai Olympiade, lihat Kaleb ikutan lari Full Marathon diantara kaki-kaki kurus dan hitam milik Kenyan di-race bergengsi still my Imagination.

Saya diusia 34 sekarang dan masih dengan banyak mimpi yang harus dikejar, jadi ingat kata-kata Mbak Anggun bertahun lalu diacara Kick Andy “kalu punya mimpi, ya bangun cuci muka then chase.…”. Kemudian saya sedang bersiap-siap untuk mandi… dan saya baru tau kalau Negara saya baru saja bergerak kearah Timur, dan ternyata level saya baru sekelas tetangga-nel dan baru kemarin pas tanggal 19-Oct kenalan langsung sama pak RT, setelah tinggal disini selama 7 tahun (kebetulan lagi nagih uang sampah+keamanan) … owhh     


Tidak ada komentar:

Posting Komentar