Rabu, 09 Oktober 2013

I am a manager




Gue latah dengan olahraga karena suami gue suka olahraga, dan indahnya si Jane kecil karena terbiasa dibawa si Papa ke sasana ikutan kesengsem dengan dunia olahraga dengan sendirinya. Maka kelas 4 SD dia sudah minta ikutan latihan tinju, tapi baru dikelas 6 SD kita kasih dia ijin untuk latihan serius.

Sejak menjejakkan kaki di bangku SMP otak anak muda itu seperti tercuci oleh dunia  teenagers. Blash!! hilang semua semangat olahraganya. Nguap, bener-bener nguap tanpa sisa, bisa dibilang 98% dia tidak mau lagi latihan dengan tertib, dan gue sebagai promotor yang emosional menyerah untuk memaksa dia berlatih. Lalu 2%nya?? Ya terpaksa latihan juga setelah gue ngomel-ngomel, maksa juga sih.  Kwkwkw…



May 2013, tanpa sengaja ngebuka link lari 5K dan 10K yang disponsorin oleh sebuah bank ternama  di Jakarta. Begini awalnya kenapa bisa nyasar ke lari. Kata papa; lari itu sangat penting buat manjang-manjangin nafas sebagai seorang petinju, nasihat si tante (pelatih di sasana); ya sudah, kalau Jane masih sibuk dan gak bisa latihan minimal lari itu harus, staminanya jangan sampai turun. Lari aja kalau emang gak sempat latihan. Lari,,, si tante highlight banget sama LARI.

Maka demikianlah awalnya gue menjodohkan Jane dengan dunia pe-lari-an (halaah, apa sih :p). Selain itu, gue sih secara pribadi  berharap lari membangkitkan semangat jiwa kompetisinya, dia gak mau kalah sama orang lain, secara lari tuh kan rame-rame dan yang pasti lagi latihan lari untuk mempertahankan staminanya tetap bagus untuk dunia ring dan yang gak kalah penting lagi, bakal banyak kawan-kawan baru #ide mama ini mah, hehehe...

Kata si  Papa waktu itu, Jane belum bisa dilepas sendiri dan Kaleb belum cukup umur. Jadi ke-ikutsertaan papa di Lomba Lari 5K&10K ini pada mulanya adalah sebagai tendem aja supaya Jane lebih PD dan gak parno sendirian ikutan lomba.

Faktanya, alkisah jaman dalu kala (kyaaaa…. lebay again) si Papa well known as goods runner, sejak SD sampai SMP dia suka diikut sertakan dibeberapa lomba antar sekolah  dan hasilnya, dia disukai oleh guru olah raga  (*) cerita versi pak Monang. Hihihi…

Selama menikah dan belum kenal internet memang kita beberapa kali cari tau cara ikut lomba lari 5K atau 10K, yang tiap tahun kita lihat spanduknya (setelah acara ekspired) disekitaran Veldrome atau Jalan Pemuda Rawamangun  tapi belum pernah berjodoh.  Suami gue pengen banget menunjukan ke-bisa-annya soal lari. Tapi belum pernah ketemu :(,  jadi  selama selama 13 tahun ini kita buta sama sekali soal kapan, dimana, oleh siapa ada lomba lari. Dan kita pun lupa.

Opss, pernah disekitar tahun 2003 or somehow lah, suami gue ikut lomba lari 10K yang diadakan oleh partai tertentu, tapi karena ke-antahberantah-an info, juga gak jelasnya komunikasi dengan panitia area, suami gue ketinggalan hampir 1 jam. Disamperin kerumah oleh si teman, dikasih nomor dada sekitar 30menit kemudian lalu ngebut menuju start yang sudah mulai dari tadi dan… yups,  lomba itu tidak menjadi ajang apa-apa buat kita.

Sejak kenal dengan lari dibulan May itu, si Papa malah lebih gandrung daripada Jane. Si ABG itu datar banget, flat,  yang ironi-nya lagi Kaleb malah marah dan protes kenapa dia gak diikut sertakan. Antusiaismenya Kaleb luar biasa, ternyata jiwa kompetisi-nya lebih besar dari yang gue duga, maka kemudian gue carilah beberapa kompetisi lari yang memperbolehkan anak usia dibawah 12tahun.


Hebatnya, ajang pertama anak lelaki gue itu―yang selalu gue omelin karena males banget makan itu, yang bodinya krempeng kaya anak Etopia,,, huh kata gue loh― senang banget waktu gue tawarkan lari yang 8K, kelas umum pulak. We miss the students post. Dan dia menyelesaikan rutenya :)

So proud of Kaleb’s spirit, happiness of  papa yang akhirnya punya gelanggang lari (walaupun sedikit menyesali karena stamina sudah sangat beda dari 10 tahun yang lalu)  dan Jane yang punya spot foto baru.. Ohhh my ABG, apa sih selain putuh-putuh…

Then, status baru gue belakangan ini―pastinya after that Mayis a manager  Ceilee... Dimana sebulan sekali gue sedang mengusahakan these my Family Three punya lomba. Rajin-rajin searching internet dan ikutan group buat cari info update. This run is buat senang-senang, berkompetisi  walaupun jujur gue ngarep salah satu dari mereka bisa menang, yeah.. minimal bawa hadiah doorprize kek, hahaha
  
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar